Satoru Mochizuki Panggil 26 Pemain untuk Laga Uji Coba Jelang ASEAN Women's Championship 2025

Satoru Mochizuki Panggil 26 Pemain untuk Laga Uji Coba Jelang ASEAN Women's Championship 2025
Image Source :https//:soccer.indozone.idnews


Satoru Mochizuki Panggil 26 Pemain untuk Laga Uji Coba Jelang ASEAN Women's Championship 2025

Pelatih tim nasional sepak bola putri Indonesia, Satoru Mochizuki, secara resmi mengumumkan daftar 26 pemain yang akan memperkuat tim Garuda Pertiwi dalam dua pertandingan uji coba internasional pada akhir Mei 2025. Kedua laga tersebut akan digelar dalam rangka kalender FIFA Women's Matchday dan akan mempertemukan Indonesia melawan dua tim dari Asia, yakni Yordania dan Bangladesh.


Pemanggilan skuad ini merupakan bagian dari persiapan matang timnas putri menjelang gelaran ASEAN Women’s Championship 2025, yang dijadwalkan berlangsung di Vietnam pada 6 hingga 19 Agustus mendatang. Turnamen edisi ke-13 ini semula direncanakan digelar di Indonesia, namun kemudian dipindahkan ke Vietnam. Delapan negara akan turut berpartisipasi dalam kejuaraan tersebut, yaitu Indonesia, Australia, Kamboja, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan tuan rumah Vietnam.


Klub Penyumbang Pemain Terbanyak

Dalam pemanggilan kali ini, Mochizuki menyeleksi pemain dari berbagai klub dan asosiasi provinsi di dalam maupun luar negeri. Menariknya, ada beberapa klub dan Asprov (Asosiasi Provinsi PSSI) yang tercatat sebagai penyumbang pemain terbanyak. Klub-klub seperti Raga Negeri FC, Persib Putri, Toli FC, Roket FC, dan Makati FC dari Filipina masing-masing mengirimkan tiga pemain. Asprov Banten juga mencatat jumlah kontribusi serupa.


Hal ini menunjukkan adanya pemerataan kualitas dan regenerasi talenta di berbagai daerah dan klub sepak bola putri di Tanah Air. Di sisi lain, kehadiran pemain dari klub luar negeri seperti Makati FC (Filipina) dan Tulsa FC (Amerika Serikat) memperlihatkan bahwa beberapa pemain Indonesia kini telah mendapat tempat di kompetisi luar negeri, sebuah sinyal positif bagi perkembangan sepak bola wanita nasional.


Pemain Andalan Tetap Dipanggil

Sejumlah nama yang sudah tidak asing bagi publik sepak bola nasional juga tetap menghiasi daftar skuad kali ini. Pemain-pemain seperti Shafira Ika Putri, Sheva Imut, Helsya Maeisyaroh, hingga Claudia Scheunemann kembali dipercaya oleh sang pelatih. Keputusan ini tentu bukan tanpa alasan, mengingat para pemain tersebut telah menunjukkan performa yang konsisten baik di level klub maupun ketika membela timnas sebelumnya.


Shafira Ika, misalnya, dikenal sebagai bek tangguh yang sering menjadi starter di lini belakang Garuda Pertiwi. Sementara Sheva Imut, gelandang enerjik yang bermain di Makati FC, terus menunjukkan perkembangan positif dalam penguasaan bola dan distribusi serangan. Kehadiran Claudia Scheunemann, yang masih sangat muda namun sarat potensi, menjadi tambahan kekuatan lini tengah yang menjanjikan.


Fokus pada Penguatan Strategi Tim

Dua laga uji coba melawan Yordania dan Bangladesh bukan sekadar ajang coba-coba. Mochizuki memanfaatkannya untuk menguji berbagai skema permainan sekaligus mengasah chemistry antarpemain. Terlebih, ASEAN Women's Championship 2025 akan menjadi panggung kompetitif penting bagi timnas putri Indonesia dalam mengukur sejauh mana kesiapan menghadapi lawan-lawan tangguh dari Asia Tenggara dan Australia.


Dengan lawan seperti Thailand dan Vietnam yang dikenal kuat di sepak bola wanita, serta kehadiran Australia yang merupakan kekuatan besar di kawasan AFC, Indonesia perlu membangun tim yang solid dan siap secara taktik maupun mental.


Daftar Lengkap Pemain Timnas Putri Indonesia

Berikut daftar lengkap 26 pemain yang dipanggil untuk FIFA Women's Matchday:


Penjaga Gawang:




  • Ghadiza Asnanza (Persib)
  • Indri Yulianti (Asprov Jawa Barat)
  • Alleana Ayu Arumy (Asprov DKI Jakarta)
  • Laita Roati Masykuroh (Arema Women FC)
Pemain Belakang:
  • Feni Binsbarek (Toli FC)
  • Vivi Oktavia Riski (Roket FC)
  • Jazlyn Kayla Firyal (Roket FC)
  • Remini Rumbewas (Toli FC)
  • Shafira Ika Putri (Asprov DKI Jakarta)
  • Dea Yumanda (Makati FC - Filipina)

Gelandang:

  • Sheva Imut (Makati FC - Filipina)
  • Viny Silfianus (Raga Negeri FC)
  • Helsya Maeisyaroh (Asprov Jawa Barat)
  • Shifana Nadhifa (Bina Sentra Semarang)
  • Claudia Scheunemann (Asprov Banten)
  • Safa Kurnia Salsabilla (Asprov Jawa Timur)
  • Jezlyn Kayla Azkha (Roket FC)
  • Rosdilah Siti Nurrohmah (Raga Negeri FC)
  • Nasywa Setira Rambe (Makati FC - Filipina)
  • Auliah Arifah (Asprov Banten)
Penyerang:
  • Sydney Sari Hopper (Tulsa FC - Amerika Serikat)
  • Nasywa Salsabila (Persib)
  • Marsela Yuliana (Toli FC)
  • Ajeng Sri Handayani (Persib)
  • Reva Octaviani (Raga Negeri FC)
  • Nabila Saputri (Asprov Banten)
Harapan Besar Menyongsong ASEAN Women’s Championship 2025

Dengan komposisi pemain yang merupakan kombinasi dari pengalaman dan potensi muda, timnas putri Indonesia diharapkan bisa menunjukkan penampilan yang kompetitif pada ajang ASEAN Women's Championship mendatang. Meskipun persaingan sangat ketat, terutama dengan partisipasi negara-negara kuat seperti Australia dan Thailand, peluang untuk mencetak kejutan tetap terbuka.


Satoru Mochizuki yang sudah cukup lama menangani tim ini dinilai memahami karakteristik pemain-pemain Indonesia, serta mampu membentuk tim yang tak hanya kuat secara teknis tetapi juga memiliki semangat juang tinggi.


Kehadiran dua laga uji coba ini sangat krusial, tidak hanya untuk menilai kesiapan para pemain secara individu tetapi juga untuk melihat sejauh mana strategi tim bisa diterapkan di bawah tekanan pertandingan sesungguhnya. Dengan persiapan matang dan dukungan penuh dari berbagai pihak, langkah Garuda Pertiwi menuju pentas regional bisa menjadi awal dari kebangkitan sepak bola wanita Indonesia.

Kesimpulan

Pemanggilan 26 pemain oleh pelatih Satoru Mochizuki untuk FIFA Women's Matchday menjadi langkah strategis dalam mematangkan persiapan timnas putri Indonesia menghadapi ASEAN Women's Championship 2025. Komposisi skuad yang seimbang antara pemain berpengalaman dan talenta muda, serta kontribusi dari klub dalam dan luar negeri, menunjukkan potensi besar yang dimiliki Garuda Pertiwi.


Dua laga uji coba melawan Yordania dan Bangladesh bukan hanya ajang pemanasan, tetapi juga sarana untuk mengasah kekompakan tim, mengevaluasi strategi, dan membangun mental kompetitif. Dengan persiapan yang solid, konsistensi performa, dan dukungan penuh dari berbagai pihak, timnas putri Indonesia memiliki peluang untuk tampil maksimal dan memberi kejutan di panggung regional Asia Tenggara.

Comments

Popular posts from this blog

Cara Mudah Menghilangkan Iklan di HP OPPO: Biar Browsing Gak Terganggu Lagi!

SpayLater Dibekukan karena Telat Bayar? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah!

5 Contoh Software Multimedia dan Fungsinya

Cara Mengembalikan File yang Terhapus

Cara Praktis Convert JPG ke Word: Panduan Lengkap dan Mudah

Cara Memperbaiki Engsel Laptop yang Rusak: Penyebab dan 3 Solusi Praktis